Minggu, 16 April 2017

PUBLIC SPEAKING SKILL




Public speaking, merupakan salah satu skill penting yang harus dimiliki oleh setiap orang untuk bisa membangun karir yang sukses. Sebuah penelitian membuktikan bahwa sebagian besar perusahaan menjadikan kemampuan public speaking sebagai kriteria tertinggi dalam menilai calon pelamar kerja di perusahaannya.

Terlebih lagi di masa kini, pengetahuan bukanlah segalanya untuk mencapai sebuah kesuksesan. Orang dengan pendidikan tinggi belum tentu akan mudah diterima untuk bekerja di suatu perusahaan apabila ia tidak mampu berkomunikasi dengan baik di depan umum.
Pengertian Public Speaking
Menurut Webster’s Third New International Dictionary, tercantum pengertian Public Speaking adalah:
a. The act of process of making speeches in public (proses memberikan pidato di depan publik)
b. The art of science of effective oral communication with an audience (seni dari ilmu berkomunikasi lisan yang efektif bersama para pendengarnya).

Menurut David Zarefsky, dalam Public Speaking Strategic for Success; “Public speaking is a continuous communication process in which messages and signals circulate back and forth between speaker and listeners.” Mudahnya dapat diartikan: Public Speaking adalah sebuah proses komunikasi berkelanjutan, di mana pesan, simbol (komunikasi) (dan makna, ed; tambahan penulis) terus berinteraksi, antara pembicara dan para pendengarnya.
Sedangkan menurut Ys. Gunadi dalam Himpunan Istilah Komunikasi: Public Speaking adalah sebuah bentuk komunikasi yang dilakukan secara lisan tentang suatu hal atau topik di hadapan banyak orang. Tujuannya adalah untuk mempengaruhi, mengubah opini, mengajar, mendidik, memberikan penjelasan serta memberikan informasi kepada masyarakat tertentu pada suatu tempat tertentu.
Karena sifatnya yang dinamis, maka Public Speaking juga dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang sangat dekat dengan asosiasi kata perubahan (change). Melalui Public Speaking, kita dapat mengetahui pola pemikiran dari seseorang, mengetahui gagasan masa depan seseorang, dan ide-ide luar biasanya. Kita juga dapat mengetahui perubahan seperti apa yang digagas atau direncanakan seseorang.
Public Speaking merupakan sebuah rumpun keluarga Ilmu Komunikasi (Retorika) yang mencakup berdiskusi, berdebat, pidato, memimpin rapat, moderator, MC, dan presenter serta kemampuan seseorang untuk dapat berbicara di depan publik, kelompok maupun perseorangan yang perlu menggunakan strategi dan teknik berbicara yang tepat.

Definisi Public Speaking

Menurut Ys. Gunadi dalam Himpunan Istilah Komunikasi, public speaking adalah komunikasi yang dilakukan secara lisan mengenai suatu hal atau topik di hadapan banyak orang dengan tujuan mempengaruhi, mengajak, mendidik, mengubah opini, memberikan penjelasan, dan memberikan informasi kepada masyarakat di tempat tertentu..

Penerapan Public Speaking

Disadari atau tidak, kita seringkali melakukan public speaking dalam menjalani kehidupan sehari-hari, bahkan oleh mahasiswa sekalipun. Mengutarakan pendapat di dalam rapat, bercerita kepada teman-teman di sekitar, dan presentasi di depan kelas merupakan segelintir contoh dari penerapan public speaking.
Noise dalam Public Speaking
Namun, dalam proses komunikasi seringkali arti dari pesan yang dikirim oleh pengirim pesan tidak sama dengan arti dari pesan yang sudah diterima oleh penerima pesan. Hal ini dikarenakan adanya ‘noise’ (gangguan fisik, masalah semantik, perbedaan budaya, dll.) yang dapat mengubah makna dari pesan tersebut.

Ciri-ciri Public Speaking yang baik

Orang dengan kemampuan public speaking yang baik adalah orang yang mampu menyampaikan pesan kepada orang banyak, namun pesan dapat sampai ke penerima pesan sesuai dengan apa yang ingin disampaikan.
Public speaking bukanlah kemampuan yang bisa kita pelajari tanpa adanya latihan yang cukup. Untuk bisa mengembangkan kemampuan public speaking kita dengan baik, diperlukan ‘jam terbang’ yang tinggi dalam berbicara di depan umum.

Tip Public Speaking

Ucapkan dengan benar
Bagian dari persiapan yang baik adalah memeriksa ulang pengucapan dari apapun kata-kata rumit-terutama jargon. Pengucapan dan pengetahuan anda tentang istilah industri memberi kredibilitas pada presentasi Anda.

Atasi kecemasan Anda
Hampir setiap presenter mengalami beberapa kecemasan sebelum berbicara. Ketahuilah bahwa khalayak jarang mendeteksinya. Pemirsa menginginkan speaker berhasil. Mereka ingin tercerahkan atas keahlian anda dan ingin anda memimpin mereka melalui materi.
Gunakan teknik pernapasan dan relaksasi sebelum anda hadir untuk menenangkan sarafmu alih-alih berfokus pada diri sendiri, fokuskan pada audiens anda. Percaya atau tidak penonton tidak datang menemuimu. Mereka datang ke lihat apa yang dapat anda lakukan untuk mereka. Masukkan energi Anda untuk memberi mereka presentasi terbaik bisa. Mulailah dengan perlahan dan gunakan kalimat pendek. Seiring Anda menyesuaikan diri dengan situasi Anda akan mulai merasa lebih percaya diri.

Berdiri untuk perhatian
Berdiri tegak, dengan kedua kaki selebar bahu dan berat badan anda
Postur tubuh yang baik mencerminkan kepercayaan diri dan keterlibatan dengan presentasi dan audiens anda.

.
Lakukan kontak mata
Cara yang bagus untuk membantu menenangkan saraf anda adalah dengan melakukan kontak mata dengan satu orang di antara penonton.
Berbicaralah hanya untuk mereka. Bila anda sudah melihat mereka cukup lama untuk merasa telah membuat koneksi,
Lanjutkan ke orang lain, lalu yang lainnya. Salah satu cara terbaik untuk menjaga audiens anda terlibat dalam presentasi anda adalah untuk menjaga kontak mata yang baik.

Buatlah diri Anda didengar
Ada beberapa aspek pengiriman verbal yang perlu dipertimbangkan. Volume mungkin yang paling penting. Pastikan anda berbicara cukup keras sehingga setiap orang bisa mendengar anda. Jika anda tidak yakin, tanyakan. Juga, pertimbangkan tingkat pengiriman anda saat presenter gugup mereka sering berbicara lebih cepat. Cobalah untuk berbicara
perlahan dan jelas, sehingga audiens anda bisa mengerti setiap kata. Akhirnya, pertimbangkan nada suara. Terlalu banyak variasi yang mengganggu. Terlalu sedikit monoton. Bertujuan untuk konsistensi dengan beberapa variasi bila sesuai dengan konten.